TINJAUAN UMUM 'MUBALLIG' , DA'I

  A.    Tinjauan Tentang Muballigh Mubaligh berasal dari kata tabligh. Adapun pengertian tabligh menurut Tata Sukayat   mengatakan bahwa: “Kata tabligh merupakan bahasa Arab, yang berasal dari akar kata: ballagha, yuballighu, tablighan yang berarti menyampaikan. Tabligh adalah kata kerja transitif, yang berarti membuat seseorang, menyampaikan atau melaporkan”. [1] Sementara Mahmud Yunus, kata “Muballigh berarti yang menyampaikan”. [2] Sedangkan dalam kamus bahasa Indonesia , “Muballigh berarti juru dakwah; orang yan menyebar luaskan atau menyiarkan agama Islam”. [3] Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Muballigh adalah seorang juru dakwah yang berusaha meneruskan dan melestarikan ajaran Islam, dengan jalan meningkatkan pengertian, kesadaran, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat.   Muballigh yang dimaksud dalam hal ini adalah seseorang yang memberikan pengajaran pendidikan agama Islam dalam pendidik...

cara SHALAT GERHANA makassar

  FENOMENA ALAM 9 MARET 2016 ini sempat melewati pulau sulawesi, tepatnya di palu...meskipun makassar tidak terlalu banyak menurut informasi hanya berkisaran 80 % saja atau gerhana parsial dan harus di lihat di tempat tinggi karena kebetulan makassar tiidak memiliki arena pemantauan daerah timur arah posisi terjadinya matahari yang berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 07.24 WITA dan maksimal pada 08.34 WITA..tapi antusias masyarakat SANGAT luar biasa..

      Suatu kejadian yang luar biasa dan bisa menggugah hati wahai sauadara-saudara muslim ku yang beriman dan bertakwa. betapa kuasa tuhan yang mampu menggoyangkan bulan dan bumi yang akhirnya mammpu mempertemukan di suatu titik yang bersamaan maka terjadilah GERHANA MATAHARI , disebut demikian karena terjadi di siang hari sehigga matahari tak terlihat karena tertutupi oleh bulan.
POSISI GERHANA DI MAKASSAR 
9 MARET 2016
    Di mana tidak semua daerah mampu melihatnya karena bayangan bulan lebih kecil di bandingkan bumi yang terlindungi olenya, sehingga tidak semuanya tetutupi oleh bayangan bulan.

    Betapa luar biasanya peristiwa ini, seingga Nabi menganjurkan untuk shalat sunnat ssehigga di sebutlah shalat gerhana. di sisi lain, nabi menyuruh shalat sunnat ketika ada kejadian yang sangat luar biasa terjadi, salah satunya yakni GERHANA MATAHARI.

  luar biasa ,LUAR BIASA, luar biaasaa LUAR BIAAAAASAAAAAA.......
SUBHANALLAH,,,,

CARA SHALAT GERHANA MATAHARI ATAU BULAN

  JANGAN LUPA SHALAT YACHH...
Yang Pertama : 
Shalat 2 raka’at sebagaimana shalat biasanya, boleh kita melaksanakannya sendiri-sendiri, atau mungkin lebih utama Jika kita melaksanakannya secara berjama’ah 
Yang Kedua : 
Shalat 2 raka’at dengan 4 kali rukuk, dan juga 4 kali sujud, yaitu pada raka’at pertama (sesudah rukuk dan i’tidal) kita membaca surat Al-Fatihah lagi,selanjutnya kita terus melakukan rukuk sekali lagi dan i’tidal, kemudian kita terus sujud selnjutnya sebagaimana biasa. Dan pada raka’at kedua juga kita lakukan seperti halnya pada raka’at yang pertama. Jadi dengan demikian shalat Gerhana tersebut seluruhnya berjumlah 4 rukuk, 4 fatihah dan 4 sujud. 
Niat Sholat sunnah
Gerhana Matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
"Ushallii Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alaa"
Artinya : {Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala }
SHARE.., Berbagi kebaikan, dan pahala di lipat gandakan..
Semoga Bermanfaat : ;?

ALLAHU AKBAR..

Comments

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

MOTIVASI IBADAH.com

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

download TAFSIR AL-NASAFIY

kaedah 'ATAF - AL-'ATFU DALAM AL-QUR'AN

KRITERIA KEPALA NEGARA DALAM PERSPEKTIF HADIS

HADIS TARBAWIY DAN AKHLAK (BERKURANGNYA IMAN KARENA MAKSIAT)

MANHAJ THABATHABAI DALAM al mizan

RUANG LINGKUP ILMU AL-JARH DAN AL-TA’DIL

AL-HALLAJ Dan YAZID AL-BUSTAMI