KEHIDUPAN SOSIAL - ANTROPOLOGI

  BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Masalah Manusia merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna dari makhluk lainnya. Dengan segala kelebihan yang dimiliki manusia dibanding makhluk lainnya membuat manusia memiliki kedudukan atau derajat yang lebih tinggi. Manusia juga disertai akal, pikiran, perasaan sehingga manusia dapat memenuhi segala keinginannya yang diberikan Tuhan YME. Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati. Serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik, baik itu positis maupun negatif. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya sesuai ketika tindakan-tindakan yang ia ambil dan sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya. B.  ...

ISRAILIYAT

Gambaran penjelasan  mengenai isra>’iliyya>t sebagai berikut:

1.      Isra>’iliyya>t adalah kumpulan kisah-kisah dan berita-berita yang menyelinap pada kebudayaan orang Islam dari ahli kitab yaitu Yahudi dan Nasrani, yang menceritakan tentang orang-orang terdahulu, para nabi dan rasul dan cerita-cerita tersebut tidak terlepas dari hal-hal yang berlawanan, kebohongan dan fitnah karena cerita-cerita tersebut bersumberi dari Taurat dan Injil. Dan kisah-kisah tersebut telah masuk dalam penafsiran al-Qur’an sejak masa sahabat walaupun dalam bidang yang sempit, kemudian meluas pada masa-masa berikutnya, teristimewa pada masa tabi’ al-tabi’in.
2.       Masuknya isra>’iliyya>t dalam penafsiran al-Qur’an disebabkan oleh masuknya beberapa ulama ahli kitab ke dalam Islam. Serta adanya keinginan dari kalangan Muslim ketika itu, untuk mengetahui sepenuhnya tentang seluk beluk bangsa Yahudi yang pernah berperadaban tinggi.
free DOWNLOAD makalah/artikel LENGKAP
3.      Sikap yang harus diambil oleh ulama tafsir dalam menghadapi isra>’iliyya>t di antaranya ulama tafsir harus lebih selektif lagi dalam menerima riwayat-riwayat yang disampaikan oleh ahli kitab, dan harus diteliti kembali bagaimana kualitas hadis-hadis tersebut, jika berkualitas shahih maka diterima dan jika tidak maka ditolak.
4.      Hal-hal yang ditimbulkan karena adanya isra>’iliyya>t dalam penafsiran al-Qur’an:
a.       Kisah-kisah tersebut dapat membahayakan aqidah masyarakat.
b.      Kisah-kisah tersebut dapat menimbulkan kemungkinan hilangnya kepercayaan ulama salaf.
c.       kisah tersebut dapat menimbulkan image yang buruk terhadap ajaran Islam.  Dan masih banyak hal-hal yang akan ditimbulkan karena adanya isara>’ilyya>t ini.
Saran

Pemakalah menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan. Olehnya itu, kritik dan saran sangat dibutuhkan oleh pemakalah untuk dapat memperbaiki nanti makalah ini. Semoga makalah ini juga dapat menambah pengetahuan kita semua yang membacanya terutama pemakalah sendiri.

Comments

BERITA TERBARU !!

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

MOTIVASI IBADAH.com

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

HADIS TARBAWIY DAN AKHLAK (BERKURANGNYA IMAN KARENA MAKSIAT)

KRITERIA KEPALA NEGARA DALAM PERSPEKTIF HADIS

kaedah 'ATAF - AL-'ATFU DALAM AL-QUR'AN

KAEDAH 'AM DAN KHAS

cara TAMBAHAN - kaedah ZIYADAH DALAM AL-QUR'AN

MANHAJ THABATHABAI DALAM al mizan