KEHIDUPAN SOSIAL - ANTROPOLOGI

  BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Masalah Manusia merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna dari makhluk lainnya. Dengan segala kelebihan yang dimiliki manusia dibanding makhluk lainnya membuat manusia memiliki kedudukan atau derajat yang lebih tinggi. Manusia juga disertai akal, pikiran, perasaan sehingga manusia dapat memenuhi segala keinginannya yang diberikan Tuhan YME. Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati. Serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik, baik itu positis maupun negatif. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya sesuai ketika tindakan-tindakan yang ia ambil dan sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya. B.  ...

QASAS AL-QUR'AN


1.      Qas}as} al-Qur’an adalah berita atau pemberitaan al-Quran mengenai keadaan umat terdahulu, nabi-nabi terdahulu, dan peristiwa-peristiwa yang benar pernah terjadi.
2.      Secara umum, qas}as} al-Qur’an dibagi menjadi tiga bagian, yakni kisah para nabi, kisah yang berhubungan dengan masa lalu dan orang-orang yang tidak disebutkan kenabiannya, dan kisah tentang hal-hal yang terjadi pada masa Rasulullah saw., seperti perang Badar dan perang Uhud dan lain-lain.
free DOWNLOAD makalah/artikel LENGKAP



3.      Walau al-Qur’an bukan kitab sejarah ataupun buku cerita, akan tetapi dalam menyajikan kisah (yang merupakan salah satu tema bahasan dalam al-Qur’an), al-Qur’an menggunakan beberapa gaya serta karakteristik khas, mempesona dan tidak membosankan.

4.      Secara garis besar, dalam pengungkapan kisah dalam al-Qur’an terdapat dua macam tujuan, yakni tujuan pokok (غرض أساسي) yang tak lain adalah untuk “merealisir tujuan umum yang dibawa  oleh al-Qur’an kepada manusia”, yakni menyeru atau menunjuki mereka ke jalan yang benar agar mereka mendapat keselamatan dunia akhirat. Dan juga ada tujuan sekunder (غرض فرعي), dimana diantaranya adalah untuk  menetapkan bahwa Nabi Muhammad benar-benar menerima wahyu dari Allah dan bukan berasal dari ahli kitab seperti Yahudi dan Nasrani, serta menjadi pelajaran bagi manusia sehingga senantiasa dapat mengambil hikmah yang terkandung dalam setiap kisah yang dipaparkan oleh al-Qur’an.

Comments

BERITA TERBARU !!

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

MOTIVASI IBADAH.com

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

HADIS TARBAWIY DAN AKHLAK (BERKURANGNYA IMAN KARENA MAKSIAT)

KRITERIA KEPALA NEGARA DALAM PERSPEKTIF HADIS

kaedah 'ATAF - AL-'ATFU DALAM AL-QUR'AN

KAEDAH 'AM DAN KHAS

cara TAMBAHAN - kaedah ZIYADAH DALAM AL-QUR'AN

MANHAJ THABATHABAI DALAM al mizan