TINJAUAN UMUM 'MUBALLIG' , DA'I

  A.    Tinjauan Tentang Muballigh Mubaligh berasal dari kata tabligh. Adapun pengertian tabligh menurut Tata Sukayat   mengatakan bahwa: “Kata tabligh merupakan bahasa Arab, yang berasal dari akar kata: ballagha, yuballighu, tablighan yang berarti menyampaikan. Tabligh adalah kata kerja transitif, yang berarti membuat seseorang, menyampaikan atau melaporkan”. [1] Sementara Mahmud Yunus, kata “Muballigh berarti yang menyampaikan”. [2] Sedangkan dalam kamus bahasa Indonesia , “Muballigh berarti juru dakwah; orang yan menyebar luaskan atau menyiarkan agama Islam”. [3] Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Muballigh adalah seorang juru dakwah yang berusaha meneruskan dan melestarikan ajaran Islam, dengan jalan meningkatkan pengertian, kesadaran, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat.   Muballigh yang dimaksud dalam hal ini adalah seseorang yang memberikan pengajaran pendidikan agama Islam dalam pendidik...

ULAMA HADIS KONTEMPORER


1.      Prof. Dr. TM. Hasbi Ash-Shiddiqiey, bisa dikatakan adalah seorang tokoh yang multi talenta, sebab beliau tidak hanya ahli dalam suatu ilmu saja, bahkan dalam beberapa ilmu lainnya, hal ini terlihat dari karya-karya beliau yang telah penulis uraikan di atas. Meskipun beliau tidak terlalu memfokuskan pembahasan pada hadis secara mendalam, sebagaimana Prof. Dr. Syuhudi Ismail lalukan, akan tetapi beliau merupakan ulama Indonesia yang sepengetahuan penulis adalah ulama yang pertama mengenalkan karya ulum hadis yang bisa dibaca oleh orang banyak dan mudah dipahami.
free DOWNLOAD makalah/artikel LENGKAP

2.      Prof. Dr. H. Muhammad Syuhudi Ismail, MA.  adalah salah seorang tokoh yang  lebih fokus untuk mendalami hadis Nabi saw., secara umum konsentrasi beliau dalam bidang hadis boleh dikata otodidak, karena pada awalnya beliau hanya memenuhi tugas akademik–baik Ulum al-Hadis maupun matan hadis sendiri. Syuhudi Ismail yakni lebih konsentrasi pada hadis saja. Karya-karyanya yang ia lahirkan sebagaimana telah dijelaskan diatas menggambarkan kecenderungannya mendalami ilmu hadis.
3.      Menurut penulis kedua tokoh di atas ini, adalah ulama Indonesia yang patut diapresiasi karya-karya dalam bidang ilmu pengetahuan pada umumnya dan ilmu hadis pada khususnya. Semoga kedua ini tokoh ini mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Dan semoga karya-karyanya dapat bermanfaat bagi kita semua sampai kapan pun.
A.    Saran

 Demikianlah makalah yang dapat penulis uraikan, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini, masih banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu masukan dari kita semua sangat diharapkan. 

Comments

BERITA TERBARU !!

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

MOTIVASI IBADAH.com

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

download TAFSIR AL-NASAFIY

HADIS TARBAWIY DAN AKHLAK (BERKURANGNYA IMAN KARENA MAKSIAT)

kaedah 'ATAF - AL-'ATFU DALAM AL-QUR'AN

KRITERIA KEPALA NEGARA DALAM PERSPEKTIF HADIS

MANHAJ THABATHABAI DALAM al mizan

RUANG LINGKUP ILMU AL-JARH DAN AL-TA’DIL

AL-HALLAJ Dan YAZID AL-BUSTAMI