TINJAUAN UMUM 'MUBALLIG' , DA'I

  A.    Tinjauan Tentang Muballigh Mubaligh berasal dari kata tabligh. Adapun pengertian tabligh menurut Tata Sukayat   mengatakan bahwa: “Kata tabligh merupakan bahasa Arab, yang berasal dari akar kata: ballagha, yuballighu, tablighan yang berarti menyampaikan. Tabligh adalah kata kerja transitif, yang berarti membuat seseorang, menyampaikan atau melaporkan”. [1] Sementara Mahmud Yunus, kata “Muballigh berarti yang menyampaikan”. [2] Sedangkan dalam kamus bahasa Indonesia , “Muballigh berarti juru dakwah; orang yan menyebar luaskan atau menyiarkan agama Islam”. [3] Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Muballigh adalah seorang juru dakwah yang berusaha meneruskan dan melestarikan ajaran Islam, dengan jalan meningkatkan pengertian, kesadaran, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat.   Muballigh yang dimaksud dalam hal ini adalah seseorang yang memberikan pengajaran pendidikan agama Islam dalam pendidik...

HERMENEUTIKA INTERTEKS SYAHRUL - Hermeneutika Tartil

by ;
BASRI, M.Hum
Post ; Zaharuddin, M.Th.I



       Lagi-lagi bersama saya ZAHARUDDIN, M.Th.I dalam pertemuan dunia maya di blog/website ARTIKEL TAFSIR HADIS, demi mencapai rahmat dan hidayah-Nya walau hanya sekedar belajar aktif berkarya meskipun di dunia maya. Salam sejahtera, sehat luar biasa bagi kita semua. Amiiinn.

        Teman-teman sekalian, pada kesempatan yang berbahagia ini, semoga akan menjadi waktu yang sangat bermanfaat dan dinilai ibadah oleh yang Maha Khaliq, penulis blog ini akan menghadirkan sebuah karya tulis yang dirilis oleh sahabat penulis sendiri yakni, BASRI, M.Hum dalam karyanya "HERMENEUTIKA INTERTEKSTUAL-MUH. SYAHRUL",

Sebagaimana ungkapan singkat beliau :

 
Muhammad Syahrur dilahirkan pada 11 April 1938 M di Damaskus, Suriah. Ayahnya bernama Dayb ibn Dayb dan ibunya bernama Shiddi>qah binti Sha>lih Filyu>n. Anak laki-laki yang kelak akan dicatat dalam dunia pemikiran Islam sebagai seorang figur pemikir yang fenomenal sekaligus kontroversial ini mengawali karir intelektualnya pada Pendidikan Dasar dan Menengah di tanah kelahirannya sendiri, tepatnya di lembaga pendidikan Abdurrahman al-Kawakibi, Damaskus.
HERMENEUTIKA INTERTEKSTUAL / TARTIL

      Dalam konstelasi pemikiran Islam Arab kontemporer, figur seperti Syahrur sebagai pemikir liberal, memang cukup mengejutkan. Sebab, jika dilihat dari sejarah pendidikannya, ia tidak pernah menekuni ilmu-ilmu keislaman secara intensif. Muhammad Syahrur mulai tertarik mengkaji Islam sejak ia bertemu dengan teman sekaligus gurunya, Ja`far Dakk al-Ba>b yang memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung karir intelektual-akademik Syahrur. Berkat kesungguhannya dalam mengkaji Al-Qur`an dan filsafat bahasa, 

       Syahrur berhasil menulis karya ilmiah yang tidak hanya monumental, namun juga kontroversial, yakni al-Kita>b wa al-Qur`a>n; Qira>`ah mu`a>shirah (1990). Buku tersebut sesungguhnya merupakan hasil evolusi dan pengendapan pemikiran Syahrur yang cukup lama, yakni kurang lebih 20 tahun. Pemikiran ini tentu saja tidak terlepas dari pengaruh pemikiran tokoh-tokoh linguistik sebelumnya, yakni Ibnu Faris, Yahya bin Tsa`lab, Abu Ali al-Farisi, Ibnu Jinni, Abdul Qahir al-Jurjani, dan Ja`far Dakk al-Ba>b.

Dalam bukunya tersebut, Muhammad Syahrur menawarkan sebuh konsep hermeneutika untuk menfasirkan Al-Qur`an yang relatif mendekati kebenaran yang disebut dengn pembacaan
Tartil (intertekstual). Dalam metodenya itu, Muhammad Syahrur menggunakan pendekatan semantik dengan analisis paradigmatis dan sintagmatis setelah melakukan teknik intertekstualitas. Kedua analisis tersebut merupakan magnum opus analisis Syahrur dalam membahas banyak topik.

Saya kira untk sementara waktu, itu aja dulu, mungkin masih ada waktu untuk bertemu dengan izin-Nya isnya Allah, dan semooga ada berkah,,dan bermanfaat...download di sini


Comments

BERITA TERBARU !!

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

MOTIVASI IBADAH.com

Popular posts from this blog

CARA MELAKUKAN TAKHRIJ HADIS

BIL MA'TSUR ( TAFSIR AYAT DENGAN AYAT )

download TAFSIR AL-NASAFIY

cara atau Kaedah al-Jarh Wa al-Ta’dil Serta Aplikasinya

kaedah 'ATAF - AL-'ATFU DALAM AL-QUR'AN

KRITERIA KEPALA NEGARA DALAM PERSPEKTIF HADIS

HADIS TARBAWIY DAN AKHLAK (BERKURANGNYA IMAN KARENA MAKSIAT)

MANHAJ THABATHABAI DALAM al mizan

RUANG LINGKUP ILMU AL-JARH DAN AL-TA’DIL

AL-HALLAJ Dan YAZID AL-BUSTAMI